For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Waw, Warga Wonogiri Produksi Tahu Magnesium

Waw, Warga Wonogiri Produksi Tahu Magnesium

Waw, Warga Wonogiri Produksi Tahu Magnesium

WONOGIRI (iklankoranku.com) Haryanto, Warga Dusun Ngreco Rt1/Rw 7, Desa Ngadirojo Kidul, Kecamatan Ngadirojo, memperoduksi tahu kesehatan. Tahu buatan Haryanto mengandung magnesium.

Haryanto mengaku, mendapatkan ilmu pembuatan Tahu Magnesium lewat pelatihan yang di selenggrakan di kecamatan Ngadirojo, awal tahun 2015. Ia bersamasebelas warga lainnya mejalani pelatihan selama satu minggu.

“Setelah itu dibekali alat giling dan cetakan untuk mengolah dan memproduksi tahu magnesium,” ujarnya Senin (19/2/2018)

Namun, dari dua belas peserta latihan,  hanya dirinya yang mampu eksis memproduksi tahu yang baik untuk kesehatan itu. Rekan rekamnya berhenti produksi lantaran tahu magnesium kurang diminati.

Ia memgungkapkan, pada umumnya produsen tahu penggunakan cuka agar tahu terasa kenyal. Namun berbeda dengan tahu magnesium, untuk mengenyalkan tahu Haryanto menggunakan sari laut. Hal inilah yang menyebabkan tahu mengandung magnesium.

Namun, Haryanto mengaku baru dapat mengolah 3 hingga 5 kilogram kedelai untuk menghasilkan tahu magnesium. Tahu magnesium dengan volume 18x18x2cm dijualnya dengan harga Rp 6 ribu. Ia megaku mendapat kesulitan tersendiri dalam memasarkan produk tersebut.

Para pembeli kebantakan ingin tahu yang besar dengan harganya murah. Sedang untuk sisi kesehatan kurang diperhatikan.

“Akhirnya tahu ini saya titipkan ke konsumen di Wonogiri kota yang sudah tau manfaat tahu magnesium,” katanya

Haryanto menambahkan, selain menghasilkan Tahu Magnesium, proses pembuatan tahu juga menghasilkan produk lainnya. Diantaranya sari kedelai magnesium dan camilan yang juga mengandung magnesium. Menurutnya produk ini dapat menjadi pilhan masyarakat untuk menunjang pola hidup sehat.

Oleh karena itu ia berharap pemerintah kabupaten Wonogiri memberikan ijin sekaligus turut mensosialisasikan produk tersebut. Terlebih produk tersebut menjadi produk andalan kecamatan Ngadirojo yang patut di apresiasi.

“Harapannya tahu ini bisa dipasarkan lbih luas, misalnya di rumah sakit. Makanya saya butuh dukungan pemerintah daerah untuk mensosialisasikan, supaya produk ini lebih dikenal,” pungkasnya

leave your comment


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top