For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Waw, Solo Punya Stasiun Radio Anak

Waw, Solo Punya Stasiun Radio Anak

Waw, Solo Punya Stasiun Radio Anak

SOLO- iklankoranku.com Program siaran anak di Radio sudah mulai hilang. Siapa sangka ternyata Pemkot Solo punya stasiun radio khusus untuk anak-anak, Radio Konata (Komunitas Anak Surakarta). Stasiun Radio Konata berada di Kompleks Taman Ceras Jebres.

 

Stasiun radio ini berisi program siaran edukatif bagi anak-anak. Misalnya, pengetahuan umum, tips belajar, siaran on air dan off air tentang kegiatan sekolah dan tidak ketinggalan pemutaran lagu agu anak yang tentu saat ini sudah jarang sekali kita dengar.

 

“Radio Konata merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkot Surakarta dalam mewujudkan Kota Solo sebagai Kota Layak Anak,” ujar Isnan Wihartanto, Kasi Pengembangan Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistika kepada iklan koranku belum lama ini.

 

Ia mengatakan, Radio Konata telah digagas sejak tahun 2015. Mulanya diawali dengan mencari informasi tentang prosedur sekaligus seluk beluk dunia siaran radio. Lau pihaknya melakukan konsultasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah dan Balai Monitoring di Semarang. Selain itu, konsultasi juga dilakukan dengan sejumlah stasiun radio swasta yang memiliki program siaran anak. Salah satu hal yang menjadi bahasan berkenaan dengan ferekwensi siaran.

 

“Mulanya kami mengggas untuk siaran di frekwensi FM. Ternyata dari hasil konsutasi, di Solo frekwensi FM sudah penuh, jadi tidak memungkinkan berdiri stasiun radio baru,” ujar Isnan

 

Isnan menjelaskan, Siaran Radio Konata baru bisa dinikmati melalui aplikasi khusus. Terlebih dahulu masyarakat harus mengunduh aplikasi Solo Destination pada plasystore. Di dalam aplikasi Solo destination ini ada beragam menu yang dapat pilihan. Untuk mendengarkan siaran radio konata, pendengar tinggal klik Radio Anak.

 

Pihaknya terus mencari cara agar siaran Radio Konata dapat diterima masyarakat Solo dengan baik. Mengudara melalui frekwensi AM Komunitas akhirnya menjadi pilihan. Sebab, untuk mengudara di frekwensi AM Komersil harus menunggu peluang dari Kominfo. Isnan sadar tantangan yang dihadapi Radio Konata cukup berat karena saat ini yang berada dalam  genggaman setiap orang bukan lagi pesawat radio, malainkan smartpone., siaran secara streaming tetap dilakukan.

 

Isnan sadar tantangan yang dihadapi Radio Konata cukup berat. Pasalnya saat ini yang berada dalam  genggaman setiap orang bukan lagi pesawat radio, malainkan smartpone. Oleh karena itu, kelak meskipun telah mendapatkan ijin siar di frekwensi AM Komunitas, siaran secara streaming tetap dilakukan.
Ia berharap para orang tua juga memperdengarkan Radio Konata pada anak. Menurutnya hal ini  lebih baik dari pada anak sibuk dengan smartpone untuk bermain game. Pihaknya juga terbuka bagi berbagai pihak yang ingin memajukan Radio Konata.

“Radio ini kami harapkan dapat mengedukasi dan menjadi ruang bagi anak untuk mengekpresikan bakat juga mendengarkan siaran yang sesuai umur mereka. Karena saat ini kebanyakan media terlalu fokus pada orang dewasa,” pungkasnya (as)

leave your comment


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top