For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Rajuters Solo, Me“Rajut” Bisnis Dari Hobi

Rajuters Solo, Me“Rajut” Bisnis Dari Hobi

Rajuters Solo, Me“Rajut” Bisnis Dari Hobi

 

SOLO (iklankoranku.com) Ibu rumah tangga yang hebat selalu kreatif dalam mengisi waktu luang sebagai istri sekaligus ibu.

Misalnya bisa tetap menjalankan hobi menjahit, memasak, menulis, berolahraga dan berkesenian.

Di Solo ini ada sebuah komunitas dengan mayoritas anggotanya ibu rumah tangga yang hobi merajut. Namanya komunitas Rajuters Solo.

Rajuters Solo diprakarsai Nurul Miftahul Janah Desember 2011 lalu.

Mulanya,komunitas ini didirikannya untuk mewadahi para perempuan se-Soloraya yang memiliki hobi merajut.

Namun Seiring berjalannya waktu, merajut menjadi bisnis yang cukup menjanjikan.

“Bagi kami merajut awalnya cuma hobi buat ngisi waktu luang. Tapi, semakin hari ternyata ini jadi peluang bisnis yang bisa nambah income”, ujar Pipi Maya Sari ketua Rajuters Solo.

Anggota Rajuters Solo semakin hari semakin bertambah. Kini anggotanya sudah lebih dari 50 orang.. Mereka berasal dari berbagai latar belakang mulai dari karyawan, mahasiswa dan ibu rumah tangga

“Saya bergabung menjadi anggota Rajuters Solo terhitung sejak tahun 2013, awalnya saya seorang karyawan namun kini saya fokus menjadi ibu rumah tangga dan merajut” ungkap Pipi.

Member Rajuters Solo rutin mengadakan pertemuan setiap hari Minggu pekan pertama. Mereka saling bertukar ide, bersilaturahmi sekaligus membahas agenda kegiatan terdekat.

Rajuters Solo juga sering mendapat undangan dari instansi pemerintah maupun swasta untuk pameran produk.

Beragam produk dapat dibuat dari keterampilan merajut. Misalnya bros, gelang, sepatu, topi, tas, dompet, sarung bantal, taplak meja, syal bahkan sebuah baju hangat pun bisa dibuat dengan keterampilan merajut.

Hal ini pula yang dilakukan oleh komunitas Rajuters Solo mereka membuat karya- karya rajutan yang untuk dijual. Mulai dari harga Rp 5 ribu hingga ratusan ribu.

“Harga jual rajut tergantung dari motif dan tingkat kerumitan, makin bagus dan makin sulit maka harga produk makin melangit,” ungkap Pipi

Rajuters Solo membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi anggota. Anggota yang belum bisa merajut akan diajari merajut oleh anggota komunitas yang sudah ahli. Bagi anggota yang belum memiliki alat bisa meminjam sementara di toko.

“Kami bersyukur komunitas ini disambut baik oleh masyarakat, semoga kami senantiasa diberi keistiqomahan dalam berkarya dan menjaga kesolidan anggota” tandas Pipi Maya Sari.

Bagi pembaca yang ingin bergabung silahkan datang langsung di sekretariat Rajuters Solo yang beralamat di Jalan Kyai Haji Samanhudi No 11 Surakarta.
Atau bisa juga mengakses informasi di facebook:
Rajuters Solo dan IG di Rajuterssolo. (as)

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top