For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Pengen bisa jalan diatas tali, Gabung Aja Sama Freeslack Crew

Pengen bisa jalan diatas tali, Gabung Aja Sama Freeslack Crew

Pengen bisa jalan diatas tali, Gabung Aja Sama Freeslack Crew

 

 

SOLO (iklankoranku.com) Berjalan di jalan yang rata itu itu mah tiap hari. Menyusuri jalan mendaki, itu juga banyak yang mampu . Tapi gimana dengan berjalan di atas seutas tali?

Pasti kita bakal mikir  itu mustahil, atau itu cuma adegan di film-film action. Jangan salah, di Solo ada komunitas yang hobi banget sama permainan berjalan diatas seutas tali atau slackline.

Komunitas ini namanya Freeslack Crew (FSC).

Komunitas ini berdiri bulan September 2012.  Rata rata anggotanya Mahasiwa Ekonomi Pecinta Alam Universitas Sebelas Maret (MEPA UNS).

Awalnya komunitas ini sepi peminat. Tapi sekarang udah lebih dari 25 orang yang jadi anggotanya.  Sekarang anggotanya cukup bervariasi, mulai dari pelajar sekolah menengah atas (SMA), mahasiswa sampai yang udah kerja.

Latihan dan aksi-aksi menantang menantang bikin komunitas ini makin tenar. Makanya banyak yang penasaran dan pengen gabung. “Mungkin karena memicu adrenalin dan masih belum ada komunitas seperti ini, itu jadi daya tariknya,” ujar Sadham Aulia Rachman koordinator Freeslac Crew, Kamis (8/2)

Kata Sadham, permainan berjalan diatas seutas tali  ini nggak lepas dari pengalaman waktu ngikutin ekspedisi panjat tebing di Pacitan. Anggota MEPA UNS yang ikut ekspedisi tertarik untuk mendalaminya ketika telah kembali ke kota Solo.

Lanjut Sadham, Slackline bisa dilakukan di dekat tebing, di atas sungai atau di atas pasir.  Cedera atau kesleo juga pernah dilami, tapi gak bikin anak anak Freeslac Crew kapok. Malah mereka semakin ketagihan dan terus mencoba.

“Cedera, keseleo ya pernah juga. Tapi malah semakin penasaran dan ternyata bisa juga kita lakuin,” katanya

Biasanya Freeslac Crew bikin agenda rutin. Latihan dua kali dalam satu pekan, tiap hari Jum’at di taman Banjarsari dan setiap Sabtu di taman hutan Lemah Putih, Plesungan Karanganyar.

Agenda rutin ini biasanya di isi dengan latihan ketrampilan bermain slackline. Mulai dari keterampilan dasar sampe belajar trik- trik  atau seni gerakan bermain lompatan. Misalnya buttbounce, chest bounce, mojo tap spin, freefall dan masih banyak lagi.

Peralatan untuk bermain slackline tidak murah. Biasanya berkisar antara Rp 2 juta sampai Rp 4 juta. Tapi jangan khawatir, bagi pembaca yang penasaran dan tertarik dengan permainan ini bisa nyoba dulu dengan FSC.

“Saya berharap Slackline bisa menjadi permainan yang diminati oleh masyarakat. Terutama bagi yang menyukai tantangan,” Sadham. (as)

Untuk informasi lebih lanjut,join ja di fb dan youtube @freeslackCrew, IG & twitter @freeslackCrew

website :www.slacklinesurakarta.com

leave your comment


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top