For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Komunitas Jemari, Sahabat Bagi Anak Pinggiran

Komunitas Jemari, Sahabat Bagi Anak Pinggiran

Komunitas Jemari, Sahabat Bagi Anak Pinggiran

SOLO (iklankoranku.com) Solo, kota ini luasnya hanya kurang lebih 54 kilometer persegi. Meskipun sempit kota ini terbilang sibuk bahkan padat penduduk. Tidak jarang kawasan bantaran rel dan pemakaman jadi hunian.

Kondisi ini mendorong kepedulian sejumlah mahasiwa Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk melakukan gerakan sosial dalam komunitas Jejak Mimpi Anak Negeri (Jemari). Komunitas ini memberikan perhatian bagi perkembangan anak-anak pinggiran.

Pemggagas Komunitss Jemari Jannet Cri Maharsi, mengungkapkan, awalnya komunitas ini berawal kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Saat itu, tujuannya hanya sederhana mendirikan sebuah taman baca bagi anak- anak yang tinggal di bantaran rel RT 1/RW 11 Pucangsawit . Namun ia dan kawan kawannya gagal merealisasikan program tersebut..

Meski sempat gagal, hal itu tidak menyurutkan semangat kepedulian mereka.  Akhirnya mereka memilih mendirikan komunitas yang merka namakan Jemari.

Melalui komunitas ini kamkberusaha memberikan kepedulian peduli terhadap anak dengan memberikan bimbingan belajar gratis,” ujarnya Rabu (14/3/2018)

Lanjutnya, Bimbingan belajar diberikan mulai dari PAUD hingga SMP.  Setidaknya, les pelajaran sekolah dilaksanakan setiap hari Senin-Kamis sore di rumah warga. Sedangkan, khusus untuk hari Sabtu dan Minggu anak-anak belajar kesenian dan olahraga.

“ Kami berupaya mendampingi mereka belajar dan bermain bersama secara bergantian selama hampir satu pekan penuh. Sebab biasanya  mereka menghabiskan waktu bermain di tempat pemakaman umum dan benteran rel, padahal itu sangat berbahaya, ” ungkap Janet.

Janet menuturkan, awalnya Volunteer Jemari hanya berjumlah 25 orang. Kini semangat kepedulian itu bertambah ditandai dengan jumlah volunteer yang semakin banyak hingga mencapai 90 orang.

“Anggotanya campuran,  pokoknya lengkap, ya mahasiswa dari berbagai fakultas di UNS ada,”

Berkat ketekunan dan kesabaran Janet dan teman- teman,  kini anak- anak binaan Jemari semakin produktif dalam berkegiatan. Komunitas Jemari berhasil mengurangi kebiasaan anak- anak bermain di kompleks pemakaman dan rel kereta api. Selain itu anak anak juga lebih hiat belajar dan berprestasi di sekolah.

“Saya dan teman- teman di Jemari merasa bangga dengan perkembangan yang dialami adik- adik mereka semakin berprestasi dan giat belajar”, tutur Janet.

Janet  mengungkapkan ada satu impian yang belum terwujud, yakni membangun    taman bacaan bagi anak-anak RT1/ RW 11 Pucangsawit. Keberadaan taman baca diharapkan mampu menjadi wahana menambah wawasan pengetahuan anak- anak.

“Kami berharap bisa membangunntaman baca disini lenhkap dengam wahana penunjangangnya. Agar anak anak semakindekat dengan impian dan cita citanya,” pungkas Janet

Buat teman- teman  yang ingin bergabung menjadi pahlawan- pahlawan bagi mimpi-mimpi anak- silahkan bergabung bersama Jemari. Bagi yang ingin tahu lebih tentang Jemari bisa dilihat di Fb: Jemari kita, twitter: jemari_kita dan IG: jemari_kita. (as)

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top