For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
FKPM MBI Solo, Pelopor Ketaatan Berlalu lintas

FKPM MBI Solo, Pelopor Ketaatan Berlalu lintas

FKPM MBI Solo, Pelopor Ketaatan Berlalu lintas

SOLO (iklankoranku.com) Suaranya bising, serta laju yang angkuh dijalan, itulah yang lekat dpikiran kita jika mendengar Moge alias Motor Gede. Tapi jangan salah, ada juga moge yang santun dalam berkendaraan. Yakni Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat Motor Besar Indonesia (FKPM MBI) Solo,

FKPM MBI Solo merupakan komunitas yang di dalamnya terdapat beberapa klub motor besar dari berbagai merk. Komunitas ini merupakan mitra Satlantas Polresta Surakarta. FKPM MBI terbentuk pada Februari 2017 lalu. Untuk ukuran Moge, komunitas ini cukup diminati, angggotanya sudah  59 orang. Mereka adalah para pecinta motor gede (moge) yang tersebar di Solo Raya.

“Kita bukan klub motor tapi kita forum jadi kita kumpulan dari klub motor yang tergabung dalam FKPM MBI,” ujar Bendahara FKPM MBI SOLO, Kuswianto bebrapa waktu lalu.

Koeswianto tidak menampik jika selama ini, banyak yang menganggap pengendara moge adalah sosok yang arogan. Ia mengungkapkan, kebiasaan ini  karena daya tahan mesin yang akan cepat panas jika dibawa dalam keadaan lambat.

Kendati demikian, para anggota FKMB MBI Solo yang melintas sendiri alias tidak berkelompok disarankan tetap mentaati rambu- rambu lalu lintas. “Karena kita ini pelopor tertib lalu lintas jadi kita harap kepada semua anggota untuk bisa mentaati tata tertib berkendara dan berlalu lintas,” terangnya.

Selain aktivitas turing, FKPM MBI juga melakukan aktivitas sosial.  Misalnya kampanye anti narkoba, workshop safety ridig dan bakti sosial di bulan Ramadhan. Mereka juga terlibat program promosi wisata dengan touring ke pantai Nampu di Kabupaten Wonogiri yang diinisiasi oleh Satlantas Wonogiri.

Menurut Kuswianto bergabung dengan FKPM MBI Solo banyak membahwa manfaat. Di FKPM MBI, ia memiliki banyak kenalan. Dengan memiliki banyak kenalan mereka bisa saling bekerjasama dalam berbagai bidang tak terkecuali hobi. Bahkan dengan komunitas ini ia bisa mempromosikan kota kelahirannya

“Beberapa kali saya undang teman- teman untuk datang ke rumah saya, Wonogiri itu kan masih banyak yang belum dieksplor sambil promosi wisata,” pungkasnya. (as)

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top