For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Artaxiad Gamelan Orchestra, Kawinkan Gamelan Dengan Musik Modern

Artaxiad Gamelan Orchestra, Kawinkan Gamelan Dengan Musik Modern

Artaxiad Gamelan Orchestra, Kawinkan Gamelan Dengan Musik
Modern

SOLO (iklankoranku.com) Mengawinkan musik tradisional
dengan musik barat terkadang mengundang cibiran. Namun
demikian, hal itu tak menggoyahkan tekad sejumlah pemuda ini
untuk terus berkarya. Mereka bergabung dalam orkes gamelan
moderen Artaxiad Gamelan Orchestra.

Artaxiad Gamelan Orchestra beridri pada awal tahun 2014 lalu.
Kelompos Orkestra ini ternyata memberi warna baru. Alunan
gamelan disajikan selaras dengan beragam alat musik modern.
Artaxiad Gamelan Orchestrapun tetap eksis hingga saat ini.

“Kami prihatin dengan eksistensi gamelan yang terpinggirkan.
Makanya kami buat konsep seperti ini agar gamelan makin
dikenal kalangan muda,” ujar Artaxiad, Gregoriyanto Kris
Mahendra bebrapa waktu lalu.
Penampilan Artaxiad Gamelan Orchestra tergolong lebih megah
dari pentas karawitan. NAmun demikian, grup ini tidak
meninggalkan pakem gamelan yang merupakan warisan budaya

leluhur. Karya yang disuguhkan didasarkan dari esensi gamelan
tradisi.

“Formatnya tidak jauh beda dari campursari, tapi sedikit berbeda
disentuhan tabuhan gamelanya. Jelas nya Grego

Mulanya ia mengumpulkan sejumlah kawan kuliah dan beberapa
seniman lain dari berbagai latarbelakang seni yang ditekuni. Visi
pengembangan gamelan mempertemukan. Oleh karena itu,
proses penciptaan karya lebih luwes. Artaxiad dirinya hanya
menyodorkan konsep kasar tentang karya yang ingin dibuat.
Kemudian, Selanjutnya, penciptaan karya mengalir dari proses
latihan.

“Beground teman teman cukup beragam, ada yang dari seni
karawitan, ada keroncong, ada band dan lain lain. Jad semua
dirembuk jadi satu,” ujarnya

Lambat laun, kehadiran Artaxiad Gamelan Orchestra mendapat
perhatian. Pentas dan kolanorasi dengan berbagai seniman terus
dilakukan. Namun, ada saja tudingan miring berbagai pelaku
seni, bahkan dosen-dosen dikampusnya. Ia dan seluruh personil
sadar orkestranya masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu ia
dan kawan kawannya tak bosan berlatih.

“suara suara begitu itu hampir setiap hari kami dengar. Memang
format baru seperti ini gak mudah diterima,” ujarnya
Grego berharap Artaxiad Gamelan Orchestra semakin eksis.
Meskipun kini dipandang sebelah mata dan dinilai keluar dari
pakem, Ia yakin konsep yang mereka tawarkan bisa diterima
masyarakat luas.

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top