For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Angkie Yudistia, Perempuan Penyandang Disabilitas yang Menginspirasi Kaum Milenial

Angkie Yudistia, Perempuan Penyandang Disabilitas yang Menginspirasi Kaum Milenial

Setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Sedunia. Sebagai wujud penghargaan terhadap sosok perempuan di mana pun berada.
Untuk itu, di dalam thread saya kali ini saya ingin membahas seorang perempuan yang terbilang masih muda dan menginspirasi banyak orang. Siapakah dia?

Dia adalah Angkie Yudistia, seorang perempuan penyandang disabilitas yang meraih segudang prestasi.

Angkie Yudistia menyandang tuna rungu sejak berusia 10 tahun. Angkie kecil sempat merasa tertekan dan terpuruk akibat kehilangan indra pendengaran yang dialaminya tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, Angkie pun terpaksa harus menggunakan alat bantu dengar.

Angkie Yudistia, Perempuan Penyandang Disabilitas yang Menginspirasi Kaum Milenial

Namun, berkat dukungan dari kedua orang tua dan orang-orang terdekatnya, Angkie tidak menjadi patah semangat. Setelah memuluskan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMA Negeri 2 Bogor, Angkie melanjutkan untuk berkuliah di London School of Public Relations Jakarta pada fakultas komunikasi.

Pada tahun 2008, Angkie Yudistia terpilih menjadi salah satu finalis Abang None mewakili daerah Jakarta Barat, pada tahun yang sama dia juga berhasil meraih penghargaan sebagai The Most Fearless Female Cosmopolitan 2008.

Angkie Yudistia sebagai salah satu generasi milenial Indonesia terus berkarya dan mewujudkan satu per satu mimpi-mimpinya. Dia juga menjadi seorang penulis dengan menerbitkan tiga buah buku hasil karyanya.

Angkie Yudistia, Perempuan Penyandang Disabilitas yang Menginspirasi Kaum Milenial

Buku pertamanya dia rilis di tahun 2011 dengan judul “Perempuan Tunarungu Menembus Batas”, buku keduanya yang berjudul “Setinggi Langit”, dan pada tahun 2019 Angkie meluncurkan buku ke tiganya di pasaran dengan judul “Become Rich as Sociopreneur”.

Angkie Yudistia yang lahir di Medan pada tanggal 5 Mei 1987 ini juga adalah seorang pendiri dari Thisable Enterprize, perusahaan yang bergerak di bidang sosial, guna mensejahterakan para penyandang disabilitas yang ada di seluruh Indonesia. Sebelum mendirikan Thisable Enterprize Angkie juga pernah bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti IBM Indonesia dan Geo Link Nusantara.

Thisable Enterprize dia dirikan karena melihat dan merasakan sendiri bagaimana susahnya seorang penyandang disabilitas dalam mendapatkan suatu pekerjaan.

Angkie Yudistia, Perempuan Penyandang Disabilitas yang Menginspirasi Kaum Milenial

Melalui perusahaan yang dia dirikan ini, para penyandang disabilitas diberi pelatihan agar memiliki kemampuan dan keterampilan, dan kemudian menyalurkannya ke dunia kerja, terutama dalam industri ekonomi kreatif, sehingga dapat mensejahterakan kehidupan mereka.

Dan pada tahun 2017, Thisable Enterprize telah menggandeng perusahaan Go-Jek sebagai mitra bisnisnya. Dimana nantinya para penyandang disabilitas yang sudah memiliki keterampilan, akan disalurkan untuk menjadi tenaga kerja pada sejumlah layanan Go-Jek, antara lain Go-Massage, Go-Clean, Go-Auto, maupun Go-Glam, yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dari penyandang disabilitas. Thisable Enterprize juga melebarkan sayapnya dengan mengeluarkan sejumlah produk kususnya di bidang perawatan tubuh seperti sabun dan kosmetik kecantikan lainnya.

Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 2019 Angkie Yudistia berhasil memperoleh penghargaan sebagai Asia’s Top Outstanding Women Marketeer of The Year dari Asia Marketing Federation, dan oleh Presiden Joko Widodo Angkie Yudistia diangkat menjadi salah satu dari anggota Staf Khusus Presiden. Dalam anggota Staf Khusus Presiden itu, Angkie betugas sebagai juru bicara di bidang sosial.

Angkie Yudistia, Perempuan Penyandang Disabilitas yang Menginspirasi Kaum Milenial

Nah, bagaimana Gan-Sis? Sangat menginspirasi kan sosok perempuan di dalam thread saya kali ini?

Sebagai kaum perempuan sudah seharusnya juga mampu berkarya dan memberi manfaat yang positif kepada banyak orang seperti sosok seorang Angkkie Yudistia. Bahkan di saat dia memiliki kekurangan pendengaran sekalipun Angkie mampu meraih segudang prestasi bahkan membantu para penyandang disabilitas lainnya untuk dapat hidup secara layak, dengan memberi peluang lapangan pekerjaan melalalui perusahaan yang ia dirikan.

Saya sebagai perempuan juga turut mengucapkan selamat Hari Perempuan Internasional bagi seluruh perempuan yang ada di Indonesia maupun mancanegara.

Semoga thread saya kali ini bisa bermanfaat, jangan lupa beri cendol, rate, komentar, dan juga bagikan ke akun media sosial kalian ya. Terima kasih.

 

Sumber

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top