For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Kisah Pinggang Vino G Bastian Keseleo Saat Jadi Wiro Sableng

Kisah Pinggang Vino G Bastian Keseleo Saat Jadi Wiro Sableng

Jakarta, CNN Indonesia — Aktor Vino G. Bastian sempat mengalami cedera pinggang saat syuting film Wiro Sableng 212. Alih-alih karena adegan laga, ia malah cedera karena tersandung di salah satu lokasi syuting.

“Waktu syuting di gunung kami agak cepat, jadi pemanasan dan pendinginan enggak cukup. Ketika saya jalan kesandung semak belukar sampai jatuh, keseleo di bagian pinggang,” kata Vino di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).

Menurut Vino, keseleo di bagian pinggang merupakan salah satu cedera yang fatal. Pasalnya, kasus itu tidak bisa disembuhkan dengan cara diurut melainkan mesti disembuhkan dengan fisioterapi.

Beruntung, tim fisioterapi dan tim urut siap sedia di lokasi sehingga langsung menangani Vino.
Kecelakaan itu membuat pengambilan gambar adegan yang menampilkan Vino ditunda beberapa hari. Namun efisiensi tim yang baik disebut Vino membuat jadwal pengambilan gambar tidak ada yang terlewatkan.

Selama adegan laga, Vino mengaku tidak pernah mengalami cidera meski kadang ia kena tendangan dan pukulan lawan saat berakting. Namun ia menganggap hal itu wajar.

Ditambah, Vino mengaku sudah latihan selama enam bulan sebelum syuting bersama aktor sekaligus koreografer Yayan Ruhian. Ia hanya butuh adaptasi saat mempraktekkannya di depan kamera.

“Latihan di matras dengan suhu yang enggak dingin. Lokasi syuting di semak belukar dengan suhu di bawah 10 derajat Celsius. Gerakan yang seharusnya lincah jadi sedikit kaku, itu butuh adaptasi dan pemanasan,” kata Vino.

Dalam cuplikan yang dirilis pekan lalu terlihat Vino berada dalam satu adegan bersama Herning Sukendro alias Ken Ken. Ken Ken merupakan aktor yang memerankan Wiro Sableng dalam sinetron Wiro Sableng pada dekade ’90an.

Vino merasa terhormat bisa bekerja sama dengan Ken Ken. Ia sudah melihat sendiri aksi Ken Ken saat diajak ayahnya, mendiang Bastian Tito, ke lokasi syuting sinetron. Bastian adalah novelis yang membuat cerita Wiro Sableng.

“Dia banyak mendukung dan memberi masukan ke saya. Paling penting, dia merasa bahwa Wiro Sableng harus tetap lestari. Mungkin setelah saya ada reboot dengan aktor yang lebih muda, sah-sah saja,” kata Vino G Bastian.

 

Sumber

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top