For a better experience please change your browser to CHROME, FIREFOX, OPERA or Internet Explorer.
Es Krim Puja, Sumber Pendapatan Warga

Es Krim Puja, Sumber Pendapatan Warga

Es Krim Puja, Sumber Pendapatan Warga

 

KARANGAYAR- iklankoranku.com- Pengembangan olahan jambu merah menjadi Es Krim Puja ternyata menjadi salah satu sumberpendapatan warga. Setidaknya dalam satu hari produksi es krim mencapai ratusan batang eskrim.

 

“Dalam satu hari bisa produksi 500 sampai 700 batang es krim,” ujar Taryo, warga Dukuh Candi, Desa Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso yang mengembangkan olahan eskrim dari jambu merah Sabtu, (17/3/2018)

 

Lanjutnya, Es krim dari jambu merah ini telah dikenal akrab masyarakat lereng Gunung Lawu. Harganya juga  yang terjangkau, yakni Rp 3 ribu per batang. Untuk menghasilkan ratusan buah es krim, ia mempekerjakan 20 pemuda yang tergabung di karang taruna.

 

“ya lumayan banyak yang terlibat, biar bisa jadi kegiatan positif sekaligus mengurangi pengangguran,” katanya.

 

Sementara itu, Camat Ngargoyoso Tyas Ngambar Widyowati meminta Pemkab mendampingi perajin es krim Puja, khususnya teknologi pengemasan. Selama ini, kata dia, es krim hanya dikemas plastik transparan sehingga kurang menarik. Sejumlah desain kemasan es krim disiapkan, tinggal menunggu pelatihan mengemas sesuai standar.

 

 “Ada tiga desain kemasan yang digemari anak-anak. Kami berharap Pemkab mendampingi warga kami terkait teknologi pengemasan,” kataya

 

Di Ngargoyoso, khususnya Desa Jatirejo, masih banyak lagi aneka produk varian jambu merah olahan. Antara lain keripik, selai dan stik jambu merah. Pemkab Karanganyar tengah mendampingi sejumlah desa sentra penghasil sayuran dan buah-buahan di lereng Gunung Lawu dalam rangka pariwisata terpadu kompleks Candi Cetho dan Candi Sukuh di Ngargoyoso.

 

“Bisa dibilang produksi es krim jambu merah ini jadi sumber pendapatan warga. MAka dari itu butuh dukungan untuk dikembangkan,” pungkasnya. (as)

leave your comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top